Perampasan lahan dan pengerusakan tanaman tembakau petani berem Sumberejo

Pernyataan sikap Front Nahdliyin Untuk kedaulatan sumber daya alam (FNKSDA) Jember

img 20180827 wa0002

Operasi perampasan lahan seluas 23,9 Ha yang diorkestrasi oleh PT. Seafer sumber rejeki telah sampai pada titik kulminasi.

Polemik yang tak berkesudahan ini telah melalui sekian drama panjang.tiga kali aksi turun jalan petani dan beberapa kali mediasi yang deadlock menunjukkan bahwa status lahan ini merupakan tanah sengketa, cacatnya sekian draft perijinan milik PT. Seafer sumber rejeki dan adanya beberapa kasus penipuan atas tanda tangan persetujuan serta pelampiran Fotocopy KTP dengan modus pengurusan BPJS kesehatan seharusnya menjadi pertimbangan mutlak pemerintah kabupaten untuk meninjau ulang sekian izin usaha perusahaan yang bergerak di bidang tambak udang vaname tersebut.

Keadaan semakin keruh karena dalam satu bulan terakhir PT. Seafer sumber rejeki mendatangkan sekian alat berat untuk menggusur secara paksa lahan kelola petani berem Sumberejo. Beroperasinya alat berat milik perusahaan mengakibatkan rusaknya tanaman tembakau petani yang sejatinya akan siap panen dalam minggu-minggu ini, kerusakan tembakau secara langsung akan merugikan petani dan menghancurkan sumber pangan mereka selama satu tahun kedepan.

Turut terlibatnya beberapa oknum kepolisian dan anggota TNI dalam operasi alat berat di lahan berem berperan besar atas terpukulnya psikologi petani.

Berdasarkan sekian fakta di atas maka kami menuntut :

1. Hentikan pengrusakan lahan petani berem Sumberejo mengingat status lahan masih dalam status sengketa

2. Pemerintah Kabupaten wajib meninjau ulang izin usaha milik PT. Seafer sumber rejeki yang mengalami kecacatan dan mengandung unsur penipuan

3. Pihak PT. Seafer sumber rejeki harus bertanggung jawab atas rusaknya kualitas tembakau yang terpapar debu dampak dari operasi alat berat di sekitar lahan, mengingat tembakau yang telah terpapar debu tidak lagi laku dijual

4. Aparat keamanan baik Kepolisian juga TNI secara kelembagaan atau oknum-oknum di lapangan lebih netral dan objektif dalam memandang sengketa lahan berem Sumberejo ini.

Wassalamualaikum Wr.wb

Adil Satria Putra

Mewakili Koordinator Front Nahdliyin Untuk kedaulatan sumber daya alam (FNKSDA) Jember

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *