Menteri Susi Tolak Tambang

Pernyataan Menteri Susi ini diunggah di media sosial oleh seorang netizen dengan akun FB bernama “Jull Takaliuang”. Berikut naskah orasi selengkapnya dari Menteri Susi seperti yang diketik ulang berdasarkan video.

Tambang, tidak boleh. Kalau tambang ada, nanti laut yang tercemar. Masyarakat Tahuna harus punya prinsip. Mau hidup dari apa. Dari ikan, pariwisata, atau dari pertambangan. Kalau dari tambang, mau jadi apa, kuli saja. Jangan mau. Terlalu cantik wilayah Tahuna untuk dijadikan wilayah tambang. Jangan sampai pemerintah juga mengizinkan penambangan di Kabupaten ini. Karena kalau tambang ada, ikannya hilang, lautnya tercemar, habis sudah. Tambang itu tidak akan membawa manfaat untuk seluruh masyarakat. Tapi kalau ikan banyak, mancing sedikit maju ke laut, dapat ikan dua ekor bisa goreng. Bisa makan. Betul tidak?

[Betuuuul]

Tambang tidak bisa dimakan oleh bapak-bapak. Wilayahnya saja nanti tertutup. Bapak masuk ndak bisa. Nanti setelah mereka habis, pulang, lubang-lubang. Seperti di Pulau Bangka. Banyak seperti di Kalimantan. Banyak masyarakat meninggal karena tenggelam kejeblos masuk ke lubang-lubang tambang. Jangan ditiru dan jangan diperbolehkan.

Video berikut ini diunduh dari akun Jull Takaliuang. Pada kesempatan ini kami (FNKSDA) meminta izin untuk Jull Takaliuang tentang pemuatan ulang video ini di website kami. Terima kasih.