SOFI Institute

SOFI Institute (Social Movement for Indonesia) adalah lembaga yang konsen pada riset dan aksi (akar rumput dan konstitusi) sebagai ikhtiar untuk mewujudkan tatanan masyarakat secara partisipatif, pun sekaligus sebagai simpul dari jejaring gerakan sosial yang berlandaskan pada nilai-nilai Hak Asasi Manusia, Demokrasi, Keberagaman dan Kebudayaan, dan Kebebasan.

Berangkat dari kegelisahan kedaerahan, SOFI Institute kemudian berkomitmen menjadikan dirinya tidak hanya sebagai laboratorium sosial–berkutat pada riset semata namun melakukan aksi sebagai implementasi dari semangat untuk melakukan gerakan sosial dan pemberdayaan masyarakat.

Lembaga ini bersifat independen, dalam artian tidak terkait kepada organisasi politik apapun atau organisasi manapun. Berdiri pada tanggal 10 Desember 2013, lembaga ini akan terus mengawal dan mengelola isu-isu kedaerahan sehingga akan mampu menjadi daya tawar terhadap kekuatan dominatif (segelintir elit) yang biasa terjadi di lingkup daerah. Kami yakin hal tersebut merupakan satu cara kecil untuk mejadi Indonesia yang lebih baik karena kami tahu, membangun Indonesia berarti usaha menggali potensi dan kelemahan daerah sebagai tantangan yang menunggu untuk ditaklukan.

 

VISI

Terwujudnya tatanan sosial secara partisipatif berdasarkan nilai-nilai kemanusian yang berlandaskan Hak Asasi Manusia, Demokrasi,  Keberagaman, Kebudayaan, dan Kebebasan melalui riset serta pengabdian kepada masyarakat.

 

MISI

Melakukan gerakan sosial yang berdasarkan hasil riset secara partisipatoris untuk menciptakan perubahan sosial.

Misi Penelitian

  • Memotret dinamika sosial masyarakat melalui riset secara objektif.
  • Menyediakan keterbukaan informasi untuk kepentingan publik.
  • Menjadikan hasil riset sebagai pertimbangan kebijakan publik.

Misi pengabdian masyarakat

  • Meningkatkan penyadaran kritis masyarakat tentang pentingnya hak asasi manusia, demokrasi, keberagaman, kebudayaan, dan kebebasan.
  • Mengajak masyarakat untuk berperan aktif melakukan gerakan sosial guna menciptakan perubahan sosial di lingkungannya.
  • Menyelenggarakan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk menciptakan perubahan sosial.
  • Memfasilitasi masyarakat untuk mengmbangkan potensinya secara mandiri.