Buka Bersama dan Diskusi FNKSDA Sumenep
Ke-Nahdliyin-an kita, sejauh ini, di bumi Madura, masih tersandra dalam problem ideologis klasik, yaitu: etos keberislaman yang gagal berdenyut dalam “dunia-material” kehidupan ummat. Mungkin sudah saatnya hari ini kita melakukan otokritik, bahwa selama ini, ke-Nahdliyin-an kita—lebih spesifik ke-Aswaja-an kita—menjadi ajaran-ideologis yang elitis–jauh dari problem riil
