Browse By

Monthly Archives: Mei 2018

No Thumbnail

Aksi Selamatkan Waduk Sepat

Seruan Aksi Waduk Sepat, menanggapi pertemuan tanggal 18 Mei 2018 antara pihak Pemkot dengan beberapa pihak, salah satunya warga pro pembangunan waduk. Menghasilkan pernyataan yang di luar kenyataan dan menyakitkan bagi warga yang mempertahankan waduk Sepat. Salah satunya pernyataan Pemkot mengatakan Waduk sudah berkekuatan tetap,

No Thumbnail

Membedah Konsep Ekologi-Politik Murray Bookchin

Perkembangan sistem kapitalisme global tak dinyana telah menjadi penyebab utama krisis ekologi hari ini. Kapitalisme tak henti-hentinya menggenjot ekstraksi Sumber Daya Alam, yang sebenarnya bertujuan untuk menambal kontradiksi internal di dalam sistem itu sendiiri. Murray Bookchin, seorang pemikir Komunalisme memandang bahwa kapitalisme telah melahirkan sebuah

No Thumbnail

NOBAR & DISKUSI Memperingati Hari Anti Tambang 2018 – FNKSDA Semarang

Sejak masa Orde Baru (Orba) berkuasa, negara sudah seringkali tampil sebagai oligarki-predator ekonomi dan politik yang mengakumulasi jaringan bisnis dan politik. Jaringan bisnis dan politik ini selain melibatkan aktor-aktor politik di dalam birokrasi pemerintahan, juga melibatkan para pemilik modal yang menjadi kroni atau klien bisnis.

No Thumbnail

Buka Bersama dan Diskusi FNKSDA Sumenep

Ke-Nahdliyin-an kita, sejauh ini, di bumi Madura, masih tersandra dalam problem ideologis klasik, yaitu: etos keberislaman yang gagal berdenyut dalam “dunia-material” kehidupan ummat. Mungkin sudah saatnya hari ini kita melakukan otokritik, bahwa selama ini, ke-Nahdliyin-an kita—lebih spesifik ke-Aswaja-an kita—menjadi ajaran-ideologis yang elitis–jauh dari problem riil

No Thumbnail

Peringati HARKITNAS, Warga Dirikan Baliho Tolak Tambang Emas Tumpang Pitu

Setiap 20 Mei diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas). Tanggal tersebut diambil dari hari kelahiran organisasi Budi Utomo. Bung Karno menilai bahwa kelahiran Budi Utomo merupakan simbol yang tepat untuk menggambarkan bagaimana bangsa Indonesia mulai bangkit untuk melawan penjajahan. Momentum Harkitnas ini juga dimanfaatkan oleh

No Thumbnail

SEKOLAH LAPANG AGRARIA FNKSDA Cirebon

“Siapa menguasai tanah, ia menguasai pangan, tau ia menguasai sarana-sarana kehidupan! Dan siapa menguasai sarana kehidupan ia menguasai manusia! Tanpa memahami hal ini, maka orang akan terjebak ke dalam penyelesaian masalah agraria secara parsial, teknis-administratif dan legalistis; tidak sosiologis, apolitis dan ahistoris.” Demikian tulis Gunawan